Kamis, 28 November 2019

Angin Kencang Melanda Wilayah Kecamatan Kemlagi, Tarmasuk Desa Kemlagi

Kandang milik salah satu warga Desa Mojogebang yang rata dengan tanah
www.kemlagi.desa.id - Hasil update Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat ada lima desa di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto yang disapu angin puting beliung. Selain Desa Mojogebang, Mojowiryo, Pandankrajan dan Mojowono, angin juga menerjang Desa Mojokusumo.
Kawan-kawan Polsek Kemlagi bersama warga ikut mengevakuasi pohon yang tumbang
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, ada tambahan satu desa yang diterjang angin puting beliung. “Yakni Desa Mojokusumo. Dengan kecepatan angin 35 knot (+_ 70 km/jam) menyebabkan kerusakan,” ungkapnya, Rabu (27/11/2019).

Di Desa Mojokusumo, lanjut Zaini, angin puting beliung terjadi di Dusun Kani Rejo dan menerjang atap Masjid al Muklisin, satu rumah warga dan satu warung bagian asbes. Bahkan rumah milik Muji dengan ukuran 5×12 meter tersebut roboh akibat angin puting beliung.

“Di Desa Pandankrajan, angin terjang Dusun Sambikerep. Desa Mojogebang ada dua dusun yakni Dusun Dempul dan Dusun Kelompok. Desa Mojowono terjadi di Dusun Segawe Kidul, Segawe Lor dan Wonorejo. Desa Mojowiryo terjadi di Dusun Pekembangan, Mlaten dan Sidowiryo,” katanya.

Angin Kencang Berdampak Pula di Desa Kemlagi

Ada beberapa rumah dan bangunan warga Desa Kemlagi yang atapnya terbawa oleh angin kencang tersebut, namun alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban. Disamping itu pula rumah Sdr. Doni Rusdiana di Kemlagi Selatan yang dekat dengan bangunan kosong, bahwa pagar tembok sebelah utara yang berdekatan dengan rumahnya Doni tersebut sudah akan ambruk, sehingga dikhawatirkan tembok tersebut akan menimpa bangunan rumahnya.

Pohon di sebelah selatan lapangan Desa Kemlagi dan makam Desa Kemlagi juga tak lepas dari terjangan angin kencang tersebut yang mengakibatkan pengait kabel putus sehingga listrik di Desa Kemlagi sempat padam, namun akhirnya sekitar pukul 15.00 WIB sudah nyala kembali.

Beberapa tempat usaha juga terkena dampak dari terjangan angin kencang tersebut seperti yang dialamai oleh Sugiantoro, kolam renang barokah dan bengkel sekaligus rumah Abdullah.

Berikut ini foto dan video yang dikirim oleh beberapa warga Desa Kemlagi terkait angin kencang ini :
 Rumah Sdr. Achmad Supali, Kemlagi Barat

Rumah Sdr. Budiono, Kemlagi Barat

Atap rumah Sdr. Ghufron, Kemlagi Barat
Kolam Renang Barokah Desa Kemlagi, Kemlagi Timur
Rumah sekaligus bengkel Sdr. Abdullah, Kemlagi Timur
Tembok gudang dekat rumah Sdr. Doni, Kemlagi Selatan
Atap rumah Sdr. Ludlian, Kemlagi Selatan
Depan rumah Sdr. Sugiantoro, Kemlagi Barat
Video kondisi pohon tumbang dan salah satu rumah warga

Sumber https://beritajatim.com/
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Minggu, 24 November 2019

Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Desa Kemlagi Tahun 2019

Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Desa Kemlagi Tahun 2019
www.kemlagi.desa.id - Dalam rangka mensinergikan tugas dan fungsi kelembagaan yang ada di Desa Kemlagi yang meliputi Kepala Desa, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) maka pada hari Senin, 18 November 2019 di salah satu rumah makan di kawasan Desa Mojokumpul dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan desa dengan narasumber Camat Kemlagi, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto serta Inspektorat Kabupaten Mojokerto.
Peserta antusias ikuti kegiatan

Camat Kemlagi Bapak Tri Cahyo Hariyanto, S.Sos, MM.

Sebagai narasumber yang pertama, Camat Kemlagi menegaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini adalah sebagai wadah untuk mensinergikan antar kelembagaan yang ada di desa. Termasuk juga jika ada regulasi atau aturan yang baru ditetapkan kelembagaan yang ada di desa ini bisa segera mengetahuinya, sehingga arah dan jalan kita dalam mengemban tugas tidak salah.

Lebih lanjut Camat Kemlagi mengharap agar kegiatan malam ini lebih banyak diisi dengan diskusi.
Pj Kades dan Perangkat Desa dengarkan materi dari narasumber

Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto Bapak Drs. Ardi Sepdianto, M.Si

Bapak Ardi Sepdianto menyampaikan bahwa yang utama harus kita pahami adalah kewenangan yang dimiliki oleh desa. Dan kewenangan ini jangan diartikan sebagai kekuasaan.

Kewengan desa diantaranya kewenangan hak asal-usul yakni kewenangan asli yang ada sejak desa itu ada, misalnya mengelola tanah dan aset desa. Lanjut Kepala DPMD.

Kewenangan lokal berskala desa yakni terkait dengan prakarsa yang ada di desa. Misalnya pengelolaan pemandian umum milik desa.

Kewenangan yang ditugaskan oleh Pemerintah, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah yang meliputi Bidang Pemerintahan, Pembangunan, Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat.

BPD (Badan Permusyawaratan Desa) adalah sebagai mitra Pemerintah Desa. Hubungan kerja antara pemerintah desa dan BPD diharapkan tidak ada konspirasi atau permufakatan jahat, misalnya seharusnya pembangunan jalan sepanjang 100 meter, tapi dikonspirasi hanya sepanjang 75 meter.
BPD dan LPM sedang dengarkan materi dari narasumber

Inspektorat Kabupaten Mojokerto Bpk. Ari Manuhutu

Peningkatan kapasitas merupakan suatu poin penting yang menjadi peran strategis dalam pemerintahan desa.  Hal ini karena sebagai perencana, pelaksana, penanggungjawab kegiatan yang ada di desa harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Fungsi inspektorat adalah membina dan pengawasan. Kades, Perangkat Desa, BPD dan LPM ini diharap saling mendukung dan men-suport.

Intinya inspektorat berharap agar peserta peningkatan kapsitas ini menjalankan sesuai tugas pokok dan fungsinya agar nantinya tidak terjerat dengan persoalan hukum.

Peningkatan kapasitas ini selengkapnya bisa disaksikan di akun youtube Desa Kemlagi di :
https://www.youtube.com/watch?v=TE04VfPDEDE

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Sabtu, 23 November 2019

Semaan Al-Qur'an, Dzikrul Ghofilin, Tausiyah Jantiko Mantab di Desa Kemlagi Tahun 2019


Gus Sabuth saat berikan tausiyah
www.kemlagi.desa.id - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah atau 2019 Masehi dilaksanakan kegiatan Semaan Al-Qur'an, Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab yg diasuh oleh Gus Sabuth Panoto Projo dari Kediri.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 20 November 2019 bertempat di halaman balai Desa Kemlagi dan Masjid Besar Al-Hidayah Kemlagi dimulai sejak selesai salat subuh sampai dengan 23.00 (11 malam) WIB.
Khifdul Qur'an oleh para khafid
Sehabis salat subuh kegiatan dimulai dengan mengumandangkan ayat-ayat Al-qur'an oleh para khafid (penghafal Al-Qur'an) sampai khatam.  Setelah salat maghrib berjamaah acara dilanjutkan dengan Dzikrul Ghofilin yg dipimpin oleh Gus Feri Khusnul Maaf (Putra Gus Sabhut Panoto Projo).
Ribuan jamaah mengikuti acara dengan seksama
Ribuan jamaah mengikuti acara dengan seksama
Gus  Sabuth sendiri hadir pada kegitan ini adalah setelah salat Isya dan langsung menyampaikan tausiyah.

Terselenggaranya kegiatan ini adalah atas kerja sama Pemerintah Desa Kemlagi, NU Ranting Kemlagi, Linmas, Banser dan seluruh komponen masyarakat Desa Kemlagi serta didukung oleh Wilis TV dari Kediri.

Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri oleh muslimin dan muslimat yg tidak hanya dari Desa Kemlagi saja bahkan dihadiri dari kawasan Kediri, Jombang, Sidoarjo dan warga lainnya di Jawa Timur ini.
Pj Kades Kemlagi (Husen Shofi) dan Ketua Ranting NU Desa Kemlagi (H. Nur Rosyid)
saat wawancara dengan Wilis TV
Husen Shofi selaku Pj Kades Kemlagi menyampaikan bahwa kegiatan kali ini terlenggara atas partisipasi seluruh komponen masyarakat, Linmas, Banser, Forpimka Kemlagi, Babinsa, Babinkamtibmas, NU Ranting Desa Kemlagi dan Pemerintah Desa Kemlagi.

Lebih lanjut Husen Shofi menambahkan bahwa kegiatan ini sudah diprogramkam dan dianggarkan oleh Pemerintah Desa Kemlagi.

Sementara itu H. Nur Rosyid sebagai Ketua Ranting NU Desa Kemlagi menuturkan bahwa pada tahun 2014 kegiatan semacam ini sudah pernah dilaksanakan di Desa Kemlagi, dan baru pada tahun 2019 ini dilaksanakan lagi di Desa Kemlagi.

Tokoh sentral kegiatan ini adalah putra Gus Mik (alm) yakni Gus Sambut Pranoto Pojo.  Lanjut H.Nur Rosyid bahwa Gus Sabuth dalam menyampampaikan dakwahnya mudah dimengerti oleh umat.

Tausiyah Gus Sabuth Panoto Projo
  1. Di akhir jaman ini, Allah SWT menurunkan banyak penyakit dan mudah-mudahan dengan kita mengikuti kegiatan ini Allah sembuhkan penyakit kita;
  2. Minta umur panjang itu penting, tapi yang terpenting adalah umur panjang yang barokah. Sehingga jika kita meninggal nanti dalam keadaan yang baik atau meninggal yang khusnul khotimah;
  3. Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan bahwa orang yang dikasihi oleh Allah SWT selain Nabi Muhammad SAW adalah Salman Al Farizi, dia disayangi Allah SWT karena kemiskinannya;
  4. Kita hidup di dunia ini hakikatnya adalah kita hanya menunggu datangnya kematian. Oleh karena itu mumpung masih ada kesempatan marilah kita beribadah dan berbuat baik sebanyak-banyaknya.
Isi lengkap kegiatan ini bisa diakses di akun youtube Wilis TV :
https://youtu.be/qRQbwP4ifSs
https://youtu.be/3PFuvBM4tg0t
https://youtu.be/BHkE9ZYASJM
https://youtu.be/mktTITIrXps
https://youtu.be/2CETs0lNXSg

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Cara Mendapatkan Kartu Pra Kerja dari Kemenaker

Tip Dapatkan Kartu Pra Kerja oleh Menaker-Ida Fauziah
www.kemlagi.desa.id-Pemerintah berencana membagikan kartu pra-kerja yang merupakan kartu bantuan pelatihan vokasi yang akan diberikan kepada pencari kerja, pekerja buruh aktif, dan terkena putus hubungan kerja (PHK) yang membuat peningkatan kompetensi.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah sebut ada delapan cara untuk bisa mendapatkan kartu pra-kerja.

"Jadi desain kartu pra-kerja tidak dicetak secara fisik, namun digital," ucap Ida saat menghadiri rapat dengan komisi IX DPR di Gedung DPR,Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Pertama-tama calon peserta harus mendaftarkan diri melalui kemenaker.go.id

"Prinsip first in first serves. Artinya yang lebih dulu mendaftar akan dapat mengikuti pelatihan vokasi lebih awal dibandingkan yang mendaftar belakangan," ucap Ida.

Kedua, pemerintah akan melakukan proses seleksi secara online. Hasilnya pun akan diumumkan melalui situs Kemenaker.

Ketiga, kalau calon peserta lulus seleksi, mereka perlu memilih lembaga pelatihan vokasi melalui website atau aplikasi.

 Keempat, peserta nantinya akan mengikuti pelatihan sesuai pilihan mereka, baik secara tatap muka maupun daring. Biaya pelatihan berkisar Rp 3 juta hingga Rp 7 juta akan ditanggung pemerintah.

Kelima, setelah mendapatkan sertifikasi kompetensi dapat mengikuti uji kompetensi, biaya akan disubsisidi dari program kartu pra-kerja hingga Rp 90.000.

Keenam, peserta akan mendapat insentif persiapan melamar pekerjaan sebesar Rp 500.000.

"Karena mereka pencari kerja mereka tidak dalam status finansial untuk mencari lowongan," kata Ida.

Ketujuh, peserta akan memberikan penilaian dan evaluasi proses pelatihan yang telah diikuti.

Terakhir, peserta harus mengisi survei kepekerjaan yang dilakukan secara periodik untuk mendapat data apakah sudah mendapatkan kerja atau belum.

Sumber https://money.kompas.com/

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Kamis, 10 Oktober 2019

Para Calon Kades di Kab. Mojokerto Siap Sukseskan Pilkades Damai

Para Calon Kades Ucapkan Janji Ikrar Damai Pilkades 2019
www.kemlagi.desa.id - Sebanyak 721 Calon Kepala Desa (cakades) berjanji akan menerima apapun hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 23 Oktober 2019 nanti. Janji itu diucapkan dalam acara ikrar damai yang digelar di Pendopo Graha Majatama, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Rabu siang (9/10/2019). Ikrar damai ini dibuka oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi. Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan semua cakades dari 18 kecamatan dan para pendukungnya harus siap menang dan kalah dalam kontestasi Pilkades serentak.

“Kepada 721 cakades yang ikut Pilkades serentak 2019, saya minta harus siap menang maupun kalah,” tandas Pungkasiadi. 

Wabup juga berharap para kontestan dan pendukungnya agar ikut berupaya memelihara situasi kondusif. Jangan sampai ada konflik, apalagi menjurus pada  benturan fisik antar pendukung.

“Pilkades serentak adalah agenda demokrasi rutin enam tahunan yang harus disikapi secara dewasa, wajar, arif dan bijaksana sesuai aturan hukum,” kata Pungkasiadi.

Selain itu, Pungkasiadi juga mewanti-wanti, agar kampanye dari masing-masing calon dilakukan dengan tertib, dan tidak boleh saling menjatuhkan rival.

“Semua kegiatan kampanye harus tertib, damai, dan santun. Hindari kampanye hitam dan menjatuhkan rival, apalagi ujaran-ujaran kebencian yang berunsur Sara. Semua yang terlibat dalam pilkades maupun panitia pemilihan desa, saya minta terus berkoordinasi dan mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang terjadi,” ujar Pungkasiadi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini menilai, Pilkades harus dipandang sebagai sarana perwujudan demokrasi dan partisipasi masyarakat desa. Karena itu, hajatan demokrasi ini hendaknya disambut dengan suka cita dan menjadi alat  pemersatu masyarakat.

“Bukan malah melahirkan kubu-kubuan dan mengotak-kotakan masyarakat,” ujarnya.

Hadir dalam ikrar damai ini Kapolres Kota Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto, Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, Sekda Kabupaten Mojokerto, Herry Suwito, Kepala Kejakasaan Negeri Mojokerto, Rudy Hartono, Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto, Muslim, Asisten beserta Staf Ahli, unsur Forkopimda lainnya, beserta OPD.

Sumber: https://inilahmojokerto.com/

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Rabu, 09 Oktober 2019

Mari Kenali Gangguan Jiwa

ilustrasi
www.kemlagi.desa.id - Gangguan jiwa adalah penyakit medis yg memiliki patologi gangguan didalam saraf otak. Gangguan jiwa bisa dialami oleh siapa aja lho, karenanya yuk kenali gejalanya.

Skizofrenia/Psikotik adalah gangguan penilaian realitas yang dicirikan dengan halusinasi, pembicaraan yang tidak nyambung, merasa berbeda, dan disertai perilaku agresif berbahaya seperti merusak dan melukai orang lain.

Depresi adalah perasaan sedih yang mendalam disertai hilangnya semangat dan motivasi, badan mudah lelah, pola tidur dan makan berubah, tidak fokus dan ada keinginan untuk bunuh diri.

Bipolar adalah ganguan mood/perasaan. Mengalami perubahan mood secara drastis, tidak tidur-tidur, belanja berlebihan, melakukan hal yang berisiko.

Cemas/Ansietas didominasi oleh perasaan cemas/khawatir/panik, adanya perubahan pada tubuh seperti nafas cepat dan pendek, jantung berdebar, keringat dingin, nyeri perut, pusing dan penglihatan kabur.

Jika gejala diatas terus terjadi, kamu harus waspada agar jiwa sehatmu tidak terganggu. Caranya dengan deteksi dini agar mudah diobati, sehingga bisa cepat pulih dan produktif kembali. Deteksi dini bisa dilakukan di Puskesmas, rumah sakit, psikiater, psikolog dan RSJ.

Yuk mulai berpikir positif, karena sehat jiwa dimulai dari diri sendiri.


Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi