Senin, 10 Januari 2022

Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Tahun 2022

www.kemlagi.desa.id - Pembukaan Musyawarah Nasional Ke IV Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Tahun 2022, dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Dirjen Pemerintahan Desa Kemendagri , Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Mujib Imron, SH, MH, Kepala Dinas PMD Prov. Jatim, Soekaryo, SH,MM dan unsur perwakilan Muspida Kabupaten Pasuruan.

Munas tahun ini mengambil tema "Melalui Munas Ke 4 Kita Ciptakan PPDI Menjadi Organisasi Profesi yang Profesional, Mandiri dan Bermartabat dengan Mengedepankan Kekeluargaan."

Munas diselenggarakan mulai tanggal 8-9 Januari 2022 bertempat di Taman Candra Wilwatikta Kabupaten Pasuruan.

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus dan seluruh anggota PPDI di seluruh Indonesia atas perannya menjadi jembatan komunikasi antara perangkat desa dengan pemerintah khususnya dalam menghadapi berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Melalui Persatuan Perangkat Desa Indonesia ini, diharapkan organisasi ini memiliki azas yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Tahun 1945 dan memiliki tujuan dan fungsi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diantaranya yang paling pokok adalah mewujudkan tujuan negara, serta menjadi sarana partisipasi masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Disamping itu, PPDI selaku organisasi yang bergerak di bidang profesi yaitu perangkat desa, maka kami juga berharap dengan didirikannya organisasi ini dapat mendukung mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui unit pemerintahan terkecil yaitu Desa tanpa mengesampingkan tugas dan fungsinya selaku bagian dari Pemerintah Desa.

Sumber : DPMD Provinsi Jawa Timur

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Minggu, 09 Januari 2022

Pindah Domisili Masih Diminta Surat RT/RW, Kemendagri Ancam Sanksi Kadis Dukcapil

www.kemlagi.desa.id - Dirjen kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) Kemendagri , Zudan Arif Fakrulloh meminta kepada Dinas Dukcapil di semua daerah agar tidak lagi mencantumkan persyaratan surat pengantar dari RT/RW untuk pindah. 

Jika masih ada yang melakukan, kepala dinas Dukcapil itu bakal ditindak tegas.

"Jadi kalau ada kepala dinas masih memasang di websitenya pindah penduduk perlu pengantar RT/RW sampai ke desa akan saya berikan sanksi yang tegas termasuk di kecamatan dan kelurahan yang masih meminta persyaratan pengantar-pengantar yang dalam peraturan perundang-undangan sudah tidak diadakan lagi," ujar Zudan dalam acara Dukcapil Menyapa Masyarakat dilakukan secara daring, Sabtu (8/1/2022). 

Zudan mengatakan persyaratan surat pengantar RT/RW untuk pindah kependudukan sudah tidak diperbolehkan lagi. 

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 108 Tahun 2019. 

"Jadi tidak boleh pindah dimintai syarat pengantar RT/RW kelurahan sampai ke tingkat desa sudah tidak dibolehkan lagi karena data kependudukan kita sudah lengkap. 

Kecuali penduduk tersebut belum terdata di dalam database maka perlu pengantar RT/RW untuk membuat NIK pertama kali. Ini yang perlu diketahui oleh masyarakat," kata Zudan.

Zudan menegaskan dalam mengurus pindah penduduk tidak dipungut biaya atau gratis. 

Selain itu, untuk pindah antarkabupaten, antarprovinsi, antarkota baru dibekali dengan surat keterangan pindah dari daerah asal untuk dibawa ke daerah tujuan. Tidak ada lagi surat pengantar RT/RW, kata Zudan. 

"Tolong para kepala dinas cek sampai tingkat kelurahan, sampai ke tingkat kecamatan bila ada yang masih bandel jewer yang tidak melayani dengan baik ganti saja kalau masih honorer copot saja ganti dengan yang baik. 

Kita harus bersifat tegas karena pelayanan publik mutlak harus kita perbaiki agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dari negara," ucapnya. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Senin, 03 Januari 2022

Apa Sih Program Desa Cantik alias Desa Cinta Statistik Itu?

ilustrasi
www.kemlagi.desa.id - Semakin berkembangnya jaman, Desa dituntut juga untuk terus mengikuti jaman. Untuk berjalan maju bersama jaman, banyak faktor yang perlu diperhatikan oleh desa, salah satunya adalah kualitas sistem birokrasi di dalamnya. 

Semakin ringkas dan efisien sistem birokrasi di desa, maka akan membawa kebaikan bagi perkembangan desa itu sendiri. 

Dari situ, BPS mencetuskan program baru untuk membantu desa-desa dalam mengembangkan sistem birokrasi mereka. Program itu disebut Desa Cinta Statistik atau bisa disebut juga Desa Cantik. 
Program Desa Cantik ini merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral, sebagaimana tertuang dalam UU No. 16 Tahun 1997 tentang statistik. Dengan program ini, BPS menargetkan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa. 

Fokus utamanya adalah mempersiapkan aparatur desa agar lebih paham statistik. Selain itu, BPS juga berharap bahwa nantinya akan ada komunitas-komunitas cinta statistik yang lahir di desa-desa. 

Pembinaan dan pendampingan dari BPS terhadap aparatur desa adalah langkah awal dalam pengenalan Desa Cantik ini. Untuk sampai saat ini, BPS telah memilih 100 desa yang menjadi tempat pilot program Desa Cantik. 

Salah satu desa yang telah terpilih adalah Desa Sukajaya yang berada di Kabupaten Sumedang. Pemerintah daerah telah membantu desa Sukajaya supaya nantinya akan mempermudah transformasi menuju digitalisasi data. 

Begitu juga di daerah Wonosobo, Badan Pusat Statistik (BPS) menargetkan desa-desa yang ada di daerahnya dapat melakukan pemuktakhiran data-data yang ada. 

Tujuannya adalah desa akan selalu menyediakan profil desa, data ataupun buku-bukunya secara aktual. Sehingga saat dibutuhkan data-data tersebut sudah valid dan terbaru. 

BPS Wonosobo memanfaatkan program Desa Cantik untuk membantu dalam hal pemuktakhiran data-data desa ini. Sekarang baru sekitar 100 desa saja yang terpilih untuk didukung oleh BPS dalam pelaksanaan program Desa Cantik ini. 

Akan tetapi BPS berharap nantinya program ini saat sudah benar-benar kuat akan menyebar ke desa-desa yang lain dan pada akhirnya akan mencakup seluruh desa di Indonesia. Hal ini akan membantu untuk mewujudkan Satu Data Indonesia nantinya.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Minggu, 02 Januari 2022

Bupati Mojokerto, dr.Ikfina Fahmawati, M.Si Me-launching Kampung Madu Desa Kemlagi

Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M. Si


www.kemlagi.desa.id
- Pada hari Jumat, 31 Desember 2021 Bupati Mojokerto ibu dr.Ikfina Fahmawati, M.Si beserta rombongan didampingi Camat Kemlagi dan segenap Forpimcam serta AKD se-Kecamatan Kemlagi, me-launching Kampung Madu Desa Kemlagi Kec.Kemlagi Kab.Mojokerto pada Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. Hadir pula pada acara tersebut Kades Kemlagi beserta Perangkatnya, BPD, LPM, Tokoh masyarakat, ibu-ibu TP PKK Desa Kemlagi serta masyarakat Desa Kemlagi. 
Gapura Kampung Madu Desa Kemlagi
Pengguntingan pita oleh Bupati Mojokerto sebelum memasuki gapura Kampung Madu Desa Kemlagi
Kegiatan Bupati Mojokerto di Kampung Madu Desa Kemlagi diawali dengan pengguntingan pita di gapura kampung madu, dilanjutkan dengan mengunjungi bazar produk unggulan desa dan juga produk-prosuk lain yang dihasilkan oleh warga Desa Kemlagi. 
Bupati Mojokerto sedang melihat produk unggulan desa di stand bazar

Bupati Mojokerto dalam arahannya mengharapkan agar kegiatan program desa berdaya ini bisa dilanjutkan ditahun selanjutnya agar keberhasilannya bisa dinikmati oleh seluruh warga Desa Kemlagi. 
Gapura Kampung terlihat sehabis subuh jam 05.10 wib

Ikonik produk branding "Dynastie Madu" Desa Kemlagi
Lebih lanjut Bupati Mojokerto yang juga seorang dokter ini, berharap agar desa-desa yang ada di Kecamatan Kemlagi dan umumnya di Kabupaten Mojokerto bisa menjadi desa yang mandiri, sehingga nantinya bisa seperti Desa Kemlagi ini yang mendapatkan Program Desa Berdaya dari Pemprov Jatim. 
Bupati Mojokerto sedang berikan arahan
Sebelum mengakhiri sambutannya, bu Ikfina berharap agar produk madu ini bisa disinergikan dengan produk-produk lainnya yang ada di Desa Kemlagi. Dengan tujuan agar produk lainnya ikut juga dikenal oleh masyarakat luas. 
Penyerahan tumpeng dari Bupati Mojokerto kepada Kepala Desa Kemlagi
Launhing Kampung Madu Desa Kemlagi ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Mojokerto


Tepat pukul 11.15 WIB Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M.Si didampingi Camat Kemlagi, Tri Cahyo Hariyanto, S.Sos, M.M dan juga Kepala Desa Kemlagi, Abd. Wahab, SE melepas balon sebagai pertanda Kampung Madu Desa Kemlagi telah di-launching yang sebelumnya dilakukan penyerahan tumpeng dari Bupati Mojokerto kepada Kepala Desa Kemlagi. 

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati berkenan lakukan petik madu sarang


Seluruh kegiatan Bupati Mojokerto di Kampung Madu Desa Kemlagi hari ini diakhiri dengan rangkaian kegiatan Bupati Mojokerto berkenan melakukan panen atau petik madu sarangi di lokasi peternakan lebah madu "Kampung Madu Desa Kemlagi".
Iconik branding " Dynastie Madu"
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Kamis, 23 Desember 2021

Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021

ilustrasi
Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021 
Postingan kali ini kami akan memberikan sedikit pembahasan mengenai Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Tampilan Baru 2021.Seperti diketahui bersama bahwa pendataan SDGs Desa, sejak kemarin-kemarin sering mengalami kendala, mulai dari lemot dalam penginputan dan susahnya masuk ke dashboard admin SDGs Desa. 

Nah, untuk melihat hasil penginputan SDGs Desa oleh para enumerator atau penginput data, maka anda sebagi petugas admin desa yaitu menggunakan sebuah website SDGs Desa milik dari kemendesa. 

Anda perlu untuk login ke dashboard SDGs Desa, akan tetapi semenjak adanya maintenance atau perbaikan website SDGs sekarang sudah tidak bisa diakses lagi. Ternyata, Dashboard aplikasi SDGs Desa untuk melihat hasil penginputan oleh para enumerator sekarang sudah diganti alamat websitenya, kalau dahulu memakai alamat https://api-sdgs.kemendesa.go.id/ sedangkan sekarang menggunakannya dengan alamat baru yaitu https://dashboard-sdgs.kemendesa.go.id 

Maka dari itu, seiring dengan perubahan alamat website SDGs Desa tersebut, berdampak pula terhadap Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021. 

Nah pada tutorial ini, Anda bakal belajar bagaimana login atau cara masuk ke dashboard SDGs terbaru dan mengatasi masalah ketika tidak dapat login/ masuk ke dashboard SDGs. 

Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021 

Langkah pertama: 
Tentukan dashboard SDGs yang Baru. 

Apabila Anda sudah, mengetahui alamat baru dashboard SDGs yaitu di https://dashboard-sdgs.kemendesa.go.id akan tampil seperti gambar di bawah: 

Cara Masuk ke Dashboard SDGs yang Baru

Pada saat ini, untuk masuk ke area administrator, Anda harus login terlebih dahulu dengan memasukan dengan detail berikut ini: 

Username SDGs - Username yang Anda daftarkan ketika melakukan login di SDGS berupa nomor NIK.

Password SDGs - Password yang Anda daftarkan ketika melakukan login di SDGS berupa nomor telepon/HP. 

Setelah Anda memasukkkan username dan password silakan tekan tombol Login. 
Jika Anda sudah berhasil login, akan terlihat Dashboard SDGs yang Baru seperti gambar di diatas itu. 

Mengatasi Masalah Tidak Bisa Login ke Dashboard SDGs yang Baru 
Terkadang untuk login ke Dashboard SDGs yang Baru terdapat beberapa masalah. Dibawah ini Anda dimungkinkan menemui kendala/masalah yang paling sering terjadi dan beserta solusinya: 

Mengggunakan password atau username yang Salah. 
Apabila Anda memasukkan username dan pasword yang benar ketika masuk ke Dashboard SDGs yang Baru, anda akan dilihkan langsung dengan keterangan username dan pasword benar. 

Sedangkan ketika Anda memasukkan username dan pasword yang benar ketika masuk ke Dashboard SDGs yang Baru, walaupun benar ternyata masih tetap saja tidak bisa masuk, caranya yaitu anda diharuskan mendaftarkan ulang lagi username (no.Nik) dan pasword (no.Telp/HP) ke pusdatin kemendes dengan email: pusdatin@kemendesa.go.id atau bisa juga melalui pesan WA di no. 0812-1880-6075. 

 Adapun dibuatkan dalam format exel dengan urutan sebagai berikut; No HP, No NIK (KTP-el), Alamat (nama Desa), usertypeid (no.7 untuk admin desa dan no.8 untuk enumerator), wilayah (isi dgn kode desa) dan terakhir nama. 

Kesimpulan 
Sesudah menyelesaikan tutorial Cara Masuk Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021, Anda seharusnya sudah dapat login ke Dashboard Aplikasi SDGs Desa. Akan tetapi, ada sejumlah perbedaan pada menu Dashboard Aplikasi SDGs Desa dengan Tampilan baru di alamat https://dashboard-sdgs.kemendesa.go.id/ tersebut, yakni admin desa bisa menginput sendiri data SDGs nya, layaknya seperti para enumerator di aplikasi SDGs HP (android). Selain itu pada menu Dashboard Aplikasi SDGs Desa Tampilan Baru 2021, masih belum bisa menampilkan hasil penginputan para enumerator, namun tenang seluruh data yang sudah diupload di aplikasi android sudah disimpan di server SID Kemendesa. 

Sedangkan, untuk menu lainnya masih hampir mirip dengan menu Dashboard Aplikasi SDGs Desa dengan tampilan yang lama. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Sabtu, 18 Desember 2021

Kampung Madu Desa Kemlagi Dikunjungi Pejabat DPMD Provinsi Jawa Timur dan Pejuang Muda Kementerian Sosial RI

Meski sedang hujan Pejabat DPMD Prov. Jatim antusias lihat peternakan lebah madu di Kampung Madu Desa Kemlagi

www.kemlagi.desa.id - Pada hari Kamis, 16 Desember 2021 Kampung Madu yang berada di Dusun Kemlagi Utara Desa Kemlagi Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto kedatangan tamu dari DPMD Provinsi Jawa Timur yakni Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran Usaha Ekonomi Desa Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Bpk. Kukuh Tri Sandi, S. Pi., MT, M.Sc (beserta rombongan) yang didampingi oleh Bpk. Hadi Siswoyo, SH dari DPMD Kab. Mojokerto.

Hadir pula pada kesempatan tersebut adalah adik-adik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur yang tergabung dalam Pejuang Muda Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Meskipun pada sore itu hujan turun, namun tidak  menyurutkan semangat para tamu untuk melihat dari dekat suasana kampung madu yang ada di Dusun Kemlagi Utara Desa Kemlagi, bahkan para tamu tersebut berkenan mencicipi madu sarang di lokasi.

Alhamdulillah Desa Kemlagi adalah salah-satu dari ribuan desa yang ada di Indonesia dinilai oleh Kementerian Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) ditinjau dari Indek Desa Membangun (IDM) termasuk Desa Mandiri sejak tahun 2019, 2020 dan 2021 ini.

Atas status Desa Mandiri tersebut, maka oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Desa Kemlagi mendapatkan reward untuk mendapatkan Program Desa Berdaya.

Desa Berdaya merupakan program untuk menjadikan desa sebagai pusat kegiatan ekonomi produktif, mandiri dan sejahtera.

Dari hasil musyawarah desa, maka program kampung madu di Kemlagi Utara Desa Kemlagi ini dijadikan ikon pada program Desa Berdaya ini.

Strategi gerakan Desa Berdaya bertumpu pada 3 hal:

Pertama , menciptakan daya tarik. Desa memiliki berbagai potensi yang sebagian besar masih belum tersentuh dan di kelola secara optimal, sehingga kurang memiliki daya tarik untuk menjadi tujuan investasi atau pengembangan usaha produktif. Faktor daya tarik akan menjadi triger (pemicu) dalam upaya menggerakkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Kedua penguatan usaha dan kelembagaan (Korporasi Desa), kegiatan ini berorientasi pada pengembangan usaha yang sudah ada serta peluang usaha baru yang di kelola secara profesional, menerapkan prinsip prinsip menjemen usaha yang sehat dan berdaya saing.

Ketiga , peningkatan kapasitas sumber daya manusia (Capasity Building). Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), menjadi salah satu prioritas gerakan Desa Berdaya melalui pelatihan Soft skill dan hard skill yang akan dilakukan secara intensif.

Bagi teman-teman yg berminat dengan produk madu dari Kampung Madu ini, bisa menghubungi terlebih dahulu dengan Bpk Irwan (Kepala Dusun Kemlagi Utara Ds. Kemlagi Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto Jawa Timur, no WA
+62 812-1741-7514)

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi