Sabtu, 19 Februari 2022

Aturan Baru Kemenkes RI, Drop Out Vaksin Pertama Wajib Vaksinasi Ulang

Vaksin Covid-19
www.kemlagi.desa.id - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat yang belum mendapat dosis kedua vaksin Covid-19 lebih dari enam bulan wajib untuk mengulang program vaksinasi. Vaksin tersebut boleh menggunakan jenis yang sama dengan sebelumnya atau berbeda. 

“Kepada masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua dalam waktu lebih dari enam bulan, vaksinasi primernya akan dihitung diulang kembali. Vaksinnya bisa menggunakan platform atau jenis yang berbeda dengan vaksin sebelumnya,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (16/2).

Nadia menjelaskan ada 2,4 juta masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan dosis kedua dalam waktu enam bulan atau lebih. Biasanya interval jarak penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua di Indonesia selama 14 hari hingga 28 hari. 

Selain itu pemerintah juga mengizinkan masyarakat bisa mendapatkan dosis kedua vaksin yang berbeda platform dari dosis sebelumnya. Dengan catatan menerima vaksin pertama belum sampai enam bulan. Siti Nadia mengatakan hal ini juga sesuai dengan rekomendasi dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization). 

“Hal ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin Covid-19 di daerah masing-masing,” terangnya.

Menurutnya, mereka yang sudah divaksin memang masih bisa terinfeksi Covid-19. Ini berasal dari kasus infeksi Covid-19 varian omicron yang ada di Indonesia. 

Namun dia menambahkan, orang yang terinfeksi dan sudah mendapatkan vaksinasi biasanya bergejala ringan maupun tanpa gejala (OTG). “Vaksin yang dipakai bermanfaat mencegah infeksi menjadi berat,” kata Siti Nadia.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Jumat, 18 Februari 2022

Kabupaten Mojokerto Masuki PPKM Level 3

Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M. Si 
www.kemlagi.desa.id - Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu daerah di Jatim yang harus menerapkan PPKM level 3. Lonjakan kasus positif COVID-19 di Bumi Majapahit didominasi tanpa gejala dan gejala ringan. Sehingga tempat isolasi yang disediakan masih lengang. 
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan terdapat dua indikator yang membuat daerahnya berstatus PPKM level 3. Yaitu angka konfirmasi positif COVID-19 masuk tingkat dua dan positive rate pada tingkat sedang. Ia meminta masyarakat waspada dengan selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Tidak arahan khusus terkait pengetatan. Kami hanya menyesuaikan dengan Inmendagri 10, sudah ada pembatasan-pembatasan yang harus kami laksanakan, kami laksanakan saja," kata Ikfina kepada wartawan di Pendapa Graha Maja Tama Kantor Bupati Mojokerto, Rabu (16/2/2022). 

Sampai hari ini, warga Kabupaten Mojokerto yang sedang positif COVID-19 mencapai 419 jiwa. Terjadi lonjakan 373 kasus dalam dua pekan terakhir. Tingkat kesembuhan pasien saat ini di angka 92,74 persen, sedangkan tingkat kematian 2,58 persen. Ikfina mengakui mengendalikan penularan COVID-19 bukanlah perkara mudah. Namun, ia mengimbau masyarakat tidak terlalu cemas. Karena mayoritas kasus baru Virus Corona di Kabupaten Mojokerto tergolong orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan.

"Gelombang tajam terkonfirmasi positif ternyata tak diikuti tajamnya rawat inap. Artinya, sebagian besar OTG dan gejala ringan. Oleh sebab itu pemerintah ambil kebijakan tidak injak rem terlalu dalam," terangnya. 

Bupati perempuan pertama di Mojokerto ini menjelaskan, rendahnya pasien dengan gejala sedang hingga berat terlihat dari keterisian tempat isolasi yang sudah disiapkan.

Di isoter Desa Claket, Kecamatan Pacet misalnya, dari 200 tempat tidur yang disiapkan, baru terisi 3 pasien saja. "Untuk sementara rawat inap dan BOR masih aman. Karena situasi seperti ini pemerintah mengizinkan isolasi mandiri untuk OTG dan gejala ringan," jelasnya. 

Agar Kabupaten Mojokerto bisa turun ke PPKM level 2 dan 1, Ikfina sedang mengoptimalkan tracing. Sehingga positive rate bisa ditekan. "Terkait indikator respons bisa kami upayakan, kami perbanyak jumlah testing agar positif rate makin kecil karena pembaginya makin besar," tandasnya.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Rabu, 16 Februari 2022

Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Berbasis Digital


www.kemlagi.desa.id - Telah diselenggarakan kegiatan webinar secara virtual dengan tema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Berbasis Digital”. Kegiatan webinar dipimpin oleh Paudah selaku Direktur Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa dengan pembahasan mengenai bagaimana pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) menyesuaikan perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi di masa pandemi Covid-19.

Paudah mengatakan latar belakang pelaksanaan pengembangan kapasitas aparatur desa yang dilakukan secara digital karena: “kita mengetahui jumlah desa saat ini mencapai 74.962 desa, dengan jumlah aparatur desa yang banyak juga tentunya memiliki keberagaman kapasitas karena itu perlu pengembangan kapasitas yang mudah diakses dan tidak terbatas waktu serta tempat untuk meningkatkan pengetahuan dan skill bagi aparatur desa” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pengembangan kapasitas aparatur desa berbasis digital, Paudah mengadakan program pembangunan sistem pembelajaran diklat berbasis digital melalui Learning Management System (LMS), dengan tujuan membangun sistem pembelajaran untuk peningkatan kapasitas Aparat Pemerintahan Desa secara komprehensif dan memungkinkan proses pembelajaran dapat dilaksanakan secara lebih fleksibel yang tidak terbatas pada ruang dan waktu. Untuk website LMS itu sendiri, aparatur desa dapat mengaksesnya di https://lmspemdes.kemendagri.go.id/

Di akhir acara, Paudah mengatakan “dengan adanya pembelajaran digital melalui LMS diharapkan bagi Pemerintah Daerah dapat mengefektifkan fungsi pembinaan dan fungsi pengawasan dan untuk Aparatur Desa tentu harapannya LMS akan memudahkan untuk dapat mengakses pembelajaran yang akan menambah kualitas dalam penyelenggaran Pemerintah Desa”, tutupnya. 

Sumber : Ditjen Bina Pemdes Kemendagri

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Jumat, 11 Februari 2022

Indonesia Batal Ikut Turnamen Piala AFF U-23 2022

Sekjen PSSI, Yunus Nusi
www.kemlagi.desa.id - Tim U-23 Indonesia batal mengikuti turnamen Piala AFF U-23 di Kamboja yang sedianya digelar pada 14-26 Februari 2022. 

Pembatalan ini disebabkan dua hal. Pertama ada tujuh pemain yang positif covid-19 dan 1 ofisial. Tujuh pemain itu adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi. 

Selain itu, ada empat pemain yang menunggu masa inkubasi karena satu kamar dengan mereka yang terpapar covid-19. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinan. 

Kemudian ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal. Tiga pemain yang mengalami cedera itu saat memperkuat klubnya masing-masing di BRI Liga 1. 

Beberapa pemain itu saat ini sedang dalam masa pemulihan. Saat ini hanya tersisa satu orang kiper, yakni Muhammad Riyandi. Namun, Riyandi baru saja menjalani karantina selama 10 hari. Satu kiper lainnya, yakni Cahya Supriyadi juga positif covid-19. 

Kondisi ini membuat Shin Tae-yong mengirim surat resmi kepada federasi dan mengusulkan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23. 

Permintaan Shin Tae-yong ini kemudian direspons oleh PSSI. Setelah melalui diskusi antara Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan pelatih Shin Tae-yong akhirnya diputuskan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di turnamen itu. 

Soal keinginan pelatih asal Korea Selatan itu, PSSI meminta semua pihak menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR) lebih dulu. Setelah semua PCR pemain dan ofisial keluar, PSSI baru mengambil keputusan. 

Shin Tae-yong pun mengaku berterima kasih kepada PSSI karena telah mengerti dan memahami situasi yang terjadi di tim U-23.

“Dengan sangat menyesal, kami harus membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23 karena alasan di atas. Kami meminta maaf kepada semua pihak karena situasi ini di luar kendali kami. Saat ini kami fokus untuk penyembuhan pemain yang terkena covid-19 dan yang mengalami cedera,” ujar Yunus. 

Yunus juga menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang telah banyak membantu PSSI terkait pemusatan latihan pemain. 

PSSI juga meminta maaf kepada pemilik turnamen, yakni AFF dan maskapai Garuda Indonesia yang rencananya ikut mendukung perjuangan pemain dengan menyediakan pesawat untuk menerbangkan ke Phnom Penh, Kamboja.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Bupati Mojokerto: Musrenbang di Kecamatan Kemlagi Inilah Yang Paling Siap

Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M. Si

www.kemlagi.desa.id - Bertempat di aula Kantor Desa Mojojajar Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto pada hari Selasa, 8 Februari 2022 telah dilaksanakan Musrenbang RKPD Kabupaten Mojokerto di Desa dan Kecamatan Tahun 2022.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto bersama OPD terkait, anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Fraksi PKS, Camat Kemlagi beseta Forkopimcam, Kades se Kecamatan Kemlagi, Ketua BPD se Kecamatan Kemlagi, Ketua LPM se Kecamatan Kemlagi, Ketua TP PKK se Kecamatan Kemlagi dan juga Tokoh Agama/Masyarakat.

Dari kegiatan ini diperoleh data bahwa Daftar Usulan se Kecamatan Kemlagi Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp. 66.537.296,700 yang terbagi menjadi beberapa usulan :

  1. Bidang Sarana dan Prasarana sebanyak 27 usulan dengan nilai sebesar Rp. 21.371.803.800
  2. Bidang Ekonomi sebanyak 50 usulan dengan nilai sebesar Rp. 36.054.334.400
  3. Bidang Sosial Budaya sebanyak 23 usulan dengan nilai sebesar Rp. 9.111.158.500
Total dari data usulan tersebut adalah sebanyak 100 usulan. 

Sekitar pukul 11.45 WIB Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M. Si bersama OPD terkait hadir di lokasi acara ini dan langsung memberikan sambutan dan arahan. 

Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M. Si
Dalam sambutannya Bupati Mojokerto pertama dari kaum perempuan ini mengapresiasi bahwa pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Kemlagi merupakan musrenbang yang paling siap selama beliau mengikuti musrenbang di lain tempat. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Minggu, 06 Februari 2022

Sosialisasi Program Percepatan Implementasi Pertashop Regional Jawa Timur


www.kemlagi.desa.id - Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini Minggu, 6 Pebruari 2022 bertempat di Aston Madiun & Conference dan kegiatan ini juga dilaksanakan secara daring melalui kanal youtube TV Desa.

Dalang rangka mewujudkan kolaborasi dan percepatan program Pertashop ini.  Kementerian BUMN membentuk Tim Percepatan Implementasi Pertashop yang antara lain fokus pada pemberdayaan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang dikelola secara profesional dan diharapkan dapat memberikan kesejahteraan masyarakat desa.

Melihat peluang yang menjanjikan dan demi tercapainya target pendirian Pertashop di 7.196 kecamatan, maka Tim Percepatan Implementasi Pertashop menganggap perlu untuk mengambil langkah-langkah strategis dengan mengoptimalkan keberadaan BUMDesa pada tiap-tiap kecamatan.

Dalam rangka efektivitas penyelenggaraan program Pertashop, Kementerian BUMN menugaskan Bank Milik Negara agar memberikan dukungan pendanaan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi calon mitra Pertashop.  Hali ini diharapkan akan membawa dampak penguatan ekonomi di berbagai sektor usaha guna mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Tujuan dari penyelenggaraan acara ini yaitu:

  1. Memperkenalkan program Pertashop dan produk Bank Milik Negara  serta kolaborasi dengan lintas Kementerian/Lembaga.
  2. Mempercepat implementasi Pertashop.
Harapan dari penyelenggaraan acara ini yaitu:

  1. Terwujudnya kemandirian desa dari sektor ekonomi dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa.
  2. Implementasi Program Pertashop secara menyeluruh dan kesinambungan.
Pembicara Utama adalah Menteri BUMN Republik Indonesia, Bapak Erick Tohir 

Sambutan oleh Gubernur Jawa Timur, ibu Khofifah Indar Parawansah

Narasumber oleh Direktur Utama PT. Pertamina (Persero)

Narasumber Teknis :

  1. Executive GM Regional Jatimbalinus
  2. Dorektur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)
  3. Ketua PMO Tim Percepatan Implimentasi Pertashop Kementerian BUMN RI
  4. Kepala Balai Bina Pemdes kemendagri Provinsi Jawa Timur.
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi