Minggu, 13 November 2022

Musyawarah Tim Pengangkatan Perangkat Desa Tentang Perubahan Tata Tertib

Ketua Tim Pengangkatan (M. Ainur Rofiq) sedang memimpin jalannya musyawarah
www.kemlagi.desa.id - Seperti diketahui bersama bahwa Pemerintah Desa Kemlagi di tahun 2022 ini adakan pengisian lowongan perangkat desa untuk jabatan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kemlagi. Dan semenjak dilakukan pengumuman atau pendaftaran, ternyata sudah ada 6 (enam) orang bakal calon yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi atau ujian perangkat desa, kemudian dari 6 (enam) bakal calon tetapkan oleh Kepala Desa Kemlagi sebagai calon Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kemlagi yang berhak untuk mengikuti ujian. 

Peserta yang hadir antusias ikuti musyawaarah

Pada hari ini Rabu tanggal 9 November 2022 bertempat di Balai Desa Kemlagi, Tim Pengangkatan Perangkat Desa telah melakukan musyawarah untuk membahas perubatahan tata tertib pengisian perangkat desa terutama tentang waktu pelaksanaan ujian yang semula tanggal 4 Agustus 2022 menjadi tanggal 16 November 2022.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo selalu ikuti kegiatan di Desa Kemlagi

Seperti dikatahui bersama bahwa ada perintah (moratorium) dari Sekda Kabupaten Mojokerto yang ditindaklanjuti surat dari Camat Kemlagi untuk menunda sementara kelanjutan proses pengisian, kemudian dengan perintah dari Sekda Kabupaten Mojokerto (Nomor: 141/4727/416-112/2022 tgl 10 Oktober 2022) dan ditindaklanjuti surat Camat Kemlagi (Nomor: 141/804/416-315/2022 tgl 17 Oktober 2022) bahwa proses pengisian perangkat desa bisa dilanjutkan sejak tanggal 2 November 2022. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Foto oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

Sabtu, 12 November 2022

Evaluasi Konsolidasi / Pemutakhiran Data SDG's Desa Tahun 2022

Sekdes Kemlagi sedang sampaikan hasil evaluasi pemutakhiran SDG's Desa Tahun 2022

www.kemlagi.desa.id - Sebagaimana ketentuan dalam Pasal 20 ayat (2) huruf c Peraturan Menteri Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, bahwa Kepala Desa berkewajiban melakukan pemutakhiran data SDG's Desa, maka pada hari Rabu tanggal 9 November 2022 bertempat di Balai Desa Kemlagi telah dilaksanakan kegiatan evaluasi konsolidasi/pemutakhiran data SDG's Desa Tahun 2022 ini yang telah dilakukan oleh para relawan. 

Kegiatan ini diharapkan untuk mengetahui berkembangan atau sejauh mana hasil pemutakhiran yang telah dilakukan oleh para relawan. 

Para relawan antusias dengarkan hasil evaluasi

Hadir pada kegiatan ini Kades Kemlagi yang diwakili oleh M. Ainur Rofiq selaku Sekdes Kemlagi dan juga Kamandaka Didik Handayanto selaku Kasi Kesejahteraan. Kegiatan ini disamping dihadiri oleh para relawan juga hadir adik-adik mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 

Sekdes Kemlagi berharap agar para relawan atau enumerator tetap semangat dalam melakukan input atau pemutakhiran data SDG's Desa Tahun  2022 meskipun beberapa hari sempat mengalami gangguan server pusat. 

Mahasiswa UMSIDA juga ikuti kegiatan ini

Kamandaka D. H selaku Kasi Kesejahteraan juga menyampaikan bahwa ada beberapa item dalam kuesioner keluarga maupun individu yang sudah berhasil diinput pada aplikasi sebelumnya ternyata setelah dimigrasikan ke aplikasi web dashboard SDG's Desa ternyata hilang atau tidak muncul, maka diharap teman-teman relawan untuk melakukan inputan lagi. 

Dari segi penganggaran bahwa kegiatan ini juga merupakan amanat dari Peraturan Menteri Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022. Bahwa salah satu program prioritas nasional yang dapat dilaksanakan oleh pemerintah Desa sesuai kewenangannya adalah pendataan desa seperti halnya konsolidasi/pemutakhiran data SDG's Desa ini. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Foto oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 

Senin, 07 November 2022

MENDAPATKAN JUARA 1, DESA KEMLAGI MEMENANGKAN LOMBA DRAMA STUNTING YANG DIADAKAN OLEH KECAMATAN

Penampilan Tim Drama Desa Kemlagi
www.kemlagi.desa.id - Kamis, 3 November 2022 Desa Kemlagi mengikuti lomba drama yang diadakan oleh Kecamatan yang diadakan di Pendopo Kecamatan Kemlagi. Tema yang digunakan untuk lomba yaitu Fragmen Penyuluhan Percepatan Penurunan Stunting. Stunting merupakan tumbuh kembang anak yang terhambat akibat kurangnya gizi yang kronis. Lomba ini diikuti oleh 20 Desa Se Kecamatan Kemlagi. Peserta yang mengikuti lomba ini maksimal 5 orang dari setiap Desa, dan peserta harus dari Kader PKK.

Ketua TP PKK Desa Kemlagi drh. Nyta Apriantini saat menerima hadiah juara I dan piagam
Drama yang dibawakan oleh Desa Kemlagi yaitu berjudul “Mitos dan Fakta Pasca Ibu Melahirkan” dengan alur cerita yang menarik. Bahwa ada seorang mertua yang selalu melarang menantunya untuk makan makanan yang sehat dan bergizi karena sang mertua masih terpaku dengan mitos zaman dahulu, serta masih beranggapan bahwa makan makanan seperti sayur, buah, ikan, dapat membuat ASI Ibunya amis, jahitannya tidak kering, dll. Jika Ibu pasca melahirkan tidak makan makanan yang sehat dan bergizi, maka akan berdampak pada tumbuh kembang sang anak dan dapat menyebabkan anak tersebut terkena stunting. Dengan membawakan judul serta alur drama yang menarik, Desa Kemlagi mendapatkan juara 1 Lomba Fragmen Penyuluhan Percepatan Penurunan Stunting. Kemenangan ini juga dikarena dorongan dan support dari Ibu Lurah Desa Kemlagi. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) ikut bangga karena telah berhasil membantu Ibu-Ibu PKK Desa Kemlagi dalam mempersiapkan lomba ini.

Foto bersama Ketua TP PKK Desa Kemlagi, Bidan Desa, Pemeran Lomba Drama dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 
Di Desa Kemlagi ini angka stunting pada anak masih cukup tinggi. Oleh karena itu, dengan diadakannya lomba ini dapat memberikan dampak yang baik serta pengetahuan terhadap Ibu/Calon Ibu bahwa stunting sangat berbahaya bagi bayi/anak-anak. Agar masyarakat lebih waspada terhadap masa depan generasi bangsa.

Dilaporkan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 

KEGIATAN POSYANDU LANSIA DI DESA KEMLAGI BERSAMA RUMAH ZAKAT

Pemeriksaan Kesehatan Lansia oleh Bidan Desa

www.kemlagi.desa.id - Pada hari Jumat, 21 Oktober 2022 telah dilaksanakan posyandu lansia di Balai Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto bersama Rumah Zakat dengan program kesehatan yang bertema “Desa Ramah Lansia”. Kegiatan ini rutin dilaksanakan satu bulan sekali dengan mengajak bidan poskesdes yang ada di desa tersebut. Para lansia di Desa Kemlagi sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Bantuan sembako dari Rumah Zakat kepada para lansia

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya pemeriksaan untuk para lansia, tetapi juga pembagian sembako. Pemeriksaan yang dilakukan untuk para lansia diantaranya berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, serta pemeriksaan gula darah kepada para lansia. Setelah dilakukan pemeriksaan, para lansia mendapatkan obat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini dibantu oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang sedang melakukan proyek desa di Desa Kemlagi.

Foto bersama ibu Ketua TP PKK Desa Kemkagi, Bidan Desa, Relawan Rumah Zakat dan Mahasiswa UMSIDA

Bantuan sembako yang diberikan kepada para lansia ini dibantu oleh Rumah Zakat. Sembako yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, gula, dll. Sembako ini dibagikan secara langsung oleh Pak Abd. Wahab, SE (Kades Kemlagi) kepada para lansia dan diharapkan dapat membantu kebutuhan pokok para lansia yang ikut melakukan pemeriksaan. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menyejahterakan para lansia yang ada di Desa Kemlagi.

Dilaporkan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 

Jumat, 04 November 2022

Produksi Bioetanol Tebu di Gempolkerep Kec. Gedeg, Mojokerto Diresmikan Oleh Presiden RI Joko Widodo

Presiden Joko Widodo didampingi Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M. Si saat resmikan Produksi Bioetanol di Gempolkerep Kec. Gedeg Kab. Mojokerto
www.kemlagi.desa.id - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di PT. Energi Agro Nusantara (Enero), Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat, (4/11). Kehadiran kepala negara ini tak lain untuk meresmikan dan dimulainya produksi bioetanol tebu untuk ketahanan energi. 
”Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini dimulai Bioetanol Tebu untuk ketahanan energi,” ungkap Jokowi di PT Enero. 

Disebutkannya, dengan memulai menanam tebu yang ditanam secara modern diharapkan produktivitas dari hasil tanaman itu menjadi lebih baik dan meningkat. Sebab, hingga kini Indonesia masih melangsungkan Import gula konsumsi 1.000.8800 ton per tahun. Itu angka yang sangat besar.

”Itu baru yang untuk konsumsi. Yang industri bedalagi, capai 599 ribu ton pertahun. Padahal kita tahun di 1800-an, Indonesia ini adalah raja gula. Ekspor kita kemana-mana saat itu. Pertanyaannya kenapa dulu yang mengekspor, tapi sekarang mengimport, pasti ada sesuatu yang salah yang harus kita luruskan,” tegasnya. 

Oleh sebab itu Jokowi perintahkan pada menteri BUMN untuk menyiapkan bibit-bibit yang paling baik. Termasuk menjalin kerjasama dengan Negara Brasil yang diketahui memiliki pengalaman dan management apik mengenai tebu. 

”Kita harapkan dengan cara penanaman yang baik, yang modern ini dalam lima tahun ke depan, kita bisa mandiri dan ketahanan pangan kita, utamanya gula bisa kita lakukan sendiri, tanpa harus mengimport, tapi memang butuh waktu dalam jangka lima tahun ke depan. Target kita seperti itu,” paparnya. 

Selain swasembada gula, dengan dimulainya produksi bioetanol tebu ini ke depan Indonesia juga bisa mandiri untuk ketahanan energi.

”Karena kita tau semua negara sekarang ini pusing semuanya. Untuk urusan pertama, masalah pangan, untuk urusan kedua energi. Pusing semuanya. Dan kita punya kesempatan untuk menyelesaikan masalah-masalah ini,” tandasnya.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Senin, 31 Oktober 2022

Wanita-Wanita Cantik Ini Kelola Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

www.kemlagi.desa.id - Pagi ini hari Minggu tanggal 30 Oktober 2022 ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) "Tani Jaya Dua" Desa Kemlagi Kec. Kemlagi Kabupaten Mojokerto melakukan kegiatan penanaman bibit tanaman terutama sayur-sayuran. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Bibit Kelompok Tani "Tani Jaya Dua" Desa Kemlagi ini merupakan bagian dari program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Pekarangan Pangan Lestari yang selanjutnya disebut P2L adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan, dan pendapatan.

Mengingat makin terbatasnya lahan pertanian, maka optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan menjadi salah satu pilihan strategis untuk meningkatkan penyediaan pangan rumah tangga. Indonesia memiliki potensi lahan pekarangan yang sangat besar, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu penyedia sumber pangan yang bergizi dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kegiatan P2L dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas, intervensi Stunting atau penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan. Kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi dalam rumah tangga serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan Rumah Tangga.

P2L Adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemanfaatan serta pendapatan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketersediaan dan pemanfaatan pangan untuk rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi dan seimbang serta aman. Meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui penyediaan pangan yang berorientasi pasar.

Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong gerakan mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui program pekarangan pangan lestari (P2L). Gerakan ini merupakan solusi pemenuhan pangan keluarga yang sehat dan kaya akan kandungan gizi baik, sehingga mampu menekan angka stunting.

Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh minimnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah atau kerdil dari standar usianya. Upaya untuk menanggulangi masalah gizi tersebut dilakukan melalui peningkatan penyediaan pangan dan meningkatan kemampuan masyarakat mengakses kebutuhan pangan. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi