Rabu, 17 Juli 2019

Desa Kemlagi, dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri

Taman Desa Kemlagi
www.kemlagi.desa.id - Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Desa Kemlagi bisa memenuhi harapan Bupati Mojokerto atau Pemda Kabupaten Mojokerto, bahwa desa-desa yang di tahun 2018 termasuk kategori desa maju diharapkan untuk tahun 2019 menjadi desa yang mandiri dan itu bisa diwujudkan oleh Desa Kemlagi melalui program Pemutakhiran Status Perkembangan Desa Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Sebagai bahan evaluasi bahwa skor IDM Desa Kemlagi di tahun 2018 adalah 0,7162 (kategori desa maju) maka tahun 2019 ini adalah 0,8951 (kategori desa mandiri) atau bisa dikatakan rangking ke 3 diantara 12 desa di Kabupaten Mojokerto ini yang masuk kategori desa mandiri.

Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan. Perangkat indikator yang dikembangkan dalam IDM dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa Maju dan Mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan dimana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.

Indeks Pembangunan Desa memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

Indeks Pembangunan Desa mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yaitu tipologi dan modal sosial.

Kegiatan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Selasa, 16 Juli 2019

Status Desa Tertinggal di Kabupaten Mojokerto Nihil

www.kemlagi.desa.id - Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, mengapresiasi kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sehingga status desa tertinggal di Kabupaten Mojokerto nihil tahun ini. Hal ini Ia sampaikan pada pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas BPD tahun 2019, Senin (15/7-2019) Kecamatan Trawas.

“Tahun 2018, Indeks Desa Membangun (IDM) kita menunjukkan status desa tertinggal di ada 12 desa, desa berkembang 266 desa, desa maju 21 desa, dan desa mandiri belum ada. Namun 2019 ini, ada peningkatan dimana desa tertinggal sudah tidak ada, desa berkembang 201 desa, desa maju 86 desa, dan desa mandiri tercatat 12 desa. Saya sangat mengapresiasi kinerja BPD,” kata wabup.

Wabup juga mengajak semua entitas BPD agar tidak takut dengan prosedur pemerintahan. Sebab fokus di Pemerintah Desa yang baik (good village governance) saat ini adalah harus transparan, akuntabel, partisipatif dan responsif. Salah satu contonya yakni menolak segala bentuk pungli.

“Mengutip bapak Presiden Jokowi “ada pungli saya kejar, saya hajar”. Saya harap kita dapat mengikuti peraturan pemerintah yang ada. Beri pelayanan publik yang bagus. Junjung tinggi pemerintahan bersih, akuntabel, transparan, partisipatif, dan responsif,” kata wabup di hadapan 298 Kepala BPD selaku peserta pelatihan.

Sumber https://inilahmojokerto.com/
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Inisiasi Pembangkit Listrik Dari Sampah Plastik

Gubernur Jatim Khofifah I.P didampingi Wabup Mojokerto Pungkasiadi
dan Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno
www.kemlagi.desa.id - Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur kembali melakukan kunjungan kerja di Mojokerto. Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, kali ini Khofifah meninjau rencana pabrik dalam memproses sampah plastik bekas yang bakal diubah menjadi energi listrik.

" Tujuan utama datang kesini yakni melihat rencana pengolahan sampah plastik menjadi energi listrik yang akan dimulai pada awal Agustus mendatang," ujarnya, Senin (15/07/19)

Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Plastik (PLTSP) baru pada tahap penjajakan teknologi. Didampingi Wabup Mojokerto Pungkasiadi dan Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Khofifah meninjau pabrik kertas PT Mega Surya Eratama di Jalan Raya Jasem No 112, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Selain perintah langsung dari Presiden untuk melakukan pemetaan pengolahan sampah, pengolahan sampah plastik menjadi energi listrik meenjadi salah satu Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Menurutnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RUED saat ini sedang dibahas oleh DPRD Jatim.

"Kami berharap energi terbarukan atau energi nonfosil di Jawa Timur ini mencapai 16,8 persen tahun 2025 nanti. Nah, diantara energi nonfosil, hari ini kita ke sini untuk melihat bahwa sampah plastik bisa menjadi energi listrik," ujarnya.

Namun, dalam kunjungan kali ini pihaknya menemukan pabrik kertas di Jatim yang terancam berhenti beroperasi dengan adanya reexport sampah kertas oleh pemerintah yang dilakukan sejak 20 Juni lalu.

Pabrik kertas di Jatim masuk 5 besar export di Jawa timur. Industri kertas di Jatim ini menyumbang 23 persen industri kertas nasional. Ditambah industri kertas di Jatim kebanyakan menggunakan waste paper, termasuk pabrik pengolahan kertas PT Mega Surya Eratama di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

" Ini infonya, bahan baku pabrik kertas ini yang hanya bisa bertahan 10 hari, sebab 305 kontainer yang berisikan kertas bekas masih tertahan di pelabuhan dan terancam akan di reexport oleh pemerintah," jelasnya.

Selama ini yang menjadi masalah soal impor sampah dari luar negeri yakni ikutannya, maka dari itu sejak 20 Juni yang lalu sampah yang akan masuk di reexport ke negara asal.

Dengan adanya hal itu banyak pabrik kertas di Jawa timur bahan bakunya kehabisan, sehingga terancam tidak bisa beroperasi. " Lah ini yang menjadi PR pemerintah, kita akan segera melakukan koordinasi bersama KLHK dan Perindustrian untuk mancari solusi," terangnya.

Khofifah mengatakan, pemerintah memang menolak adanya impor sampah plastik. Tapi kemudian impor sampah kertas yang menjadi bahan baku pabrik kertas tertahan. " Kebetulan pabrik yang kita datangi ini 100 persen bahan bakunya menggunakan kertas bekas. Suplai nasional kertas bekas hanya memenuhi 20 persen dari total kebutuhan bahan baku pabrik ini," ungkapnya.

Kalau ini jalan di awal Agustus, maka kesepakatan dengan owner (pemilik) pabrik juga Kepala Dinas ESDM, ingin mengkomunikasikan dengan ITS (Institut Teknologi Sepuluh November di Surabaya).

Khofifah berharap, ITS mampu meniru mesin pengolah sampah plastik menjadi energi listrik yang dibeli PT. Mega Surya Eratama dari luar negeri. "Kalau ITS bisa melakukan replikasi mesin ini, akan sangat bermakna bagi penyiapan energi terbarukan atau nonfosil. Maka harga mesin untuk mengolah sampah plastik menjadi listrik akan lebih mudah dan murah, kebutuhan spare part juga lebih mudah aksesnya," tegasnya

Sumber : http://www.majamojokerto.com/

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Minggu, 30 Juni 2019

Semua Bakal Cakades Wajib Tes Narkoba Pada Pilkades Serentak Kabupaten Mojokerto 2019

www.kemlagi.desa.id - Persyaratan kandidat yang ikut bertarung di Pemilihan Kepala Desa serentak 2019 se-Kabupaten Mojokerto diperketat. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto untuk memastikan bakal calon kepala desa (Cakades) bebas narkoba.

Syarat bersih dari narkoba bagi cakades ini sesuai Pasal 29 Ayat (1) Huruf M Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kepala Desa yang diubah dengan Perda Nomor 3 Tahun 2018. Selain itu, persyaratan ini juga bagian dari peran Pemkab dalam rangka mendukung upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba di Kabupaten Mojokerto.

“Narkoba adalah extra ordinary crime, sangat berbahaya. Maka kita perlu bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk memberantasnya,” kata Wakil Bupati Pungkasiadi, Jumat (28/6) pagi di ruang Satya Bina Karya.

Kerjasama Pemkab dan BNN Kota Mojokerto itu ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Wakil Bupati Pungkasiadi, bersama Ketua BNN Mojokerto AKBP Suharsi yang dengan disaksikan perwakilan unsur Forkopimda, serta Kepala OPD. Nantinya, setiap bakal kontestan Pilkades harus menjalani serangkaian tes narkoba yang dilakukan BNN Kota Mojokerto.

“Kita mencari figur pemimpin di tingkat desa yang berintegritas, yang bersih dan bebas narkoba. Karena kepala desa akan jadi panutan dan teladan masyarakatnya,” jelas Wabup Pungkasiadi.

Selain bebas narkoba, ada persyaratan lain yang akan dipenuhi calon kepala desa dalam pendaftaran, yakni pernyataan tidak pernah terancam pidana lebih dari 5 tahun. 

“Kalau mantan narapidana yang ancaman dan vonis pidananya di bawah 5 tahun masih boleh mendaftar (cakades),” tambah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, M. Ardi Sepdianto.

Sebagai informasi, Pilkades serentak Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 akan digelar tanggal 23 Oktober. Dari 299 desa/kelurahan di Kabupaten Mojokerto, ada 253 desa dari 18 kecamatan yang akan menggelar hajatan rakyat di tingkat pemerintahan paling bawah ini.

Tahapan Pilkades 2019 di Kabupaten Mojokerto dimulai 22 Juli mendatang, untuk pendaftaran cakades. Setelah dua minggu proses pendaftaran, panitia pemilihan akan melakukan verifikasi berkas setiap bakal calon.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Rabu, 26 Juni 2019

Sosialisasi Pemantapan Tahapan Pilkades Serentak dan Kamtibnas Tahun 2019

Sosialisasi Pemantapan Tahapan Pilkades dan Kamtibmas Tahun 2019
www.kemlagi.desa.id - Kegiatan ini merupakan program atau agenda dari Kecamatan Kemlagi dengan tujuan agar dalam menghadapi pemilihan Kepala Desa serentak Tahun 2019 dan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kemlagi dalam keadaan yang kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergiliran di desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kemlagi mulai tanggal 17 Juni 2019 sampai dengan 26 Juni 2019. Sementara itu giliran Desa Kemlagi dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2019 yang dihadiri oleh Tim I yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Danramil. Sementara dari Desa Kemlagi dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Lembaga Desa (BPD, LPM, PKK, RT-RW, Karang Taruna dll), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Organisasi Kemasyarakatan (NU, LDII, Muslimat, Fatayat dan lain-lain).
Kades Kemlagi, Abd. Wahab,SE saat berikan sambutan
Kepala Desa Kemlagi, Abd.Wahab,SE menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dilakanakan bersamaan dengan kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Desa Kemlagi. Hal ini karena agenda kegiatan halal bihalal sudah diagendakan beberapa hari yang lalu, namun berbagai kegiatan yang ada Desa Kemlagi dan Kecamatan Kemlagi, sehingga kegiatan tersebut baru bisa terlaksana pada hari ini.
Kasi Pelayanan Kec.Kemlagi, Dwi Juni Siswanto, S.IP.MM saat jelaskan tahapan Pilkades
Camat Kemlagi yang diwakili oleh Kasi Pelayanan, Dwi Juni Siswanto, S.IP.MM menyampaikan bahwa pada pentahapan penyusunan Tata Tertib Pilkades 2019 nanti pada tanggal 19 Juli 2019 Panitia Pilkades tingkat desa bahwa Tatib tersebut sudah harus dikirim ke Kecamatan Kemlagi. Dwi Juni Siswanto juga berpesan agar pentahapan dan pelaksanaan Pilkades ini dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada, sehingga nantinya kegiatan Pilkades ini bisa berjalan dengan baik dan optimal.
Kapolsek Kemlagi APK Eddie saat berikan sambutan
Kapolsek Kemlagi AKP Eddie berpesan agar Panitia Pilkades melaksankan tugas ini sesuai dengan aturan yang ada dan jaga netralitas,. Hal ini karena Pilkades memiliki kerawanan yang lebih tinggi dari pada Pemilihan Gubernur dan Pemilu lainnya. Disamping itu, lebih lanjut APK Eddie berharap kepada semua yang hadir pada acara itu (yang merupakan perwakilan masyarakat) untuk menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.
Danramil Kemlagi, Kapten Eko saat berikan motivasi kepada masyarakat dan Panitia Pilkades
Danramil Kemlagi Kapten Eko juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Desa Kemlagi karena sampai dengan saat ini situasi wilayah Kecataman Kemlagi masih kondusif dan mudah-mudahan kita bisa mempertahankan kondisi ini, sehingga kedepan kita bisa melaksanakan tugas secara aman, damai dan sukses. Kapten Eko juga berharap kepada Panitia Pilkades agar dalam melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku serta jaga netralitas. Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat agar bijaksana dalam menggunakan media sosial, pungkas Kapten Eko.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi bekerja sama dengan Panitia Pilkades Desa Kemlagi Tahun 2019

Minggu, 09 Juni 2019

Keutamaan dan Tanggung Jawab Dzurriyah Nabi Muhammad SAW

Makam Pangeran Bulu/Mbah Suwahyu Jati (Cucu Sunan Giri)
lokasi Desa Jolotundo Kec.Jetis Kab.Mojokerto
Foto by Iwan Abdillah - Camat Jetis
 
www.kemlagi.desa.id - Beberapa waktu yang lalu, salah satu koran di Jawa Timur mempublikasikan tentang keturunan Sunan Giri yang ada didaerah Mojokerto.  Tentunnya keturunannya kalau kita tarik garis keatas, maka sampailah pada baginda Nabi Muhammad SAW. Untuk menambah pengetahuan kita  tentang hal tersebut, maka tidak ada salahnya jika mempelajari tentang dzurriyah Nabi Muhammad SAW.


Apa Itu Dzurriyah ?
Kata dzurriyah berasal dari kata kerja dzara artinya mencipta dan berarti juga membanyakan. Atau bisa jadi di ambil dari kata kerja dzara artinya terbang dan mencecer. Atau boleh bisa di ambil dari kata dzarara artinya anak-anak kecil.
Kata dzurriyah di pergunakan untuk arti anak-anak dan keturunan hingga hari kiamat,tidak terbatas hanya pada anak langsung.

Kekhususan Para Dzurriyah Nabi SAW

  1. KEKHUSUSAN YANG PERTAMA : Diharamkan menerima zakat atas mereka
  2. KEKHUSUSAN YANG KEDUA : Mereka adalah manusia termulia dari sisi nasab dan garis keturunannya
  3. KEKHUSUSAN YANG KETIGA : Bahwa garis keturunan, nasab mereka dengan rasulullah saw akan tetap bersambung dan bermanfaat di dunia dan di akhirat
  4. KEKHUSUSAN YANG KEEMPAT : Mereka sah di sebut putra-putri rasulullah saw
  5. KEKHUSUSAN YANG KELIMA : Bahwa memandang wajah dzurriyah nabi saw adalah ibadah
  6. KEKHUSUSAN YANG KEENAM : Bahwa mencintai dan menghormati mereka demi rasulullah saw adalah kewajiban setiap muslim
  7. KEKHUSUSAN YANG KETUJUH : Berbuat baik kepada mereka akan langsung di balas rasullah saw kelak di hari kiamat
  8. KEKHUSUSAN YANG KEDELAPAN: Bahwa mncintai mereka dapat memanjangkan umur dan memutihkan wajah kelak di hari kiamat
Dan mereka menyamai dengan rasullah dalam beberapa hal :

  1. dalam shalawat dalam tasyahud
  2. dalam salam
  3. dalam penyucian
  4. di haramkannya menerima zakat
  5. dalam kewajiban untuk di cintai
Salah Satu Keutamaan Rasul Berupa Keturunanya

Dengan kewafatannya Nabi Muhammad SAW maka kita beriman dengan ketetapan Allah SWT bahawa tiada lagi Nabi dan Rasul selepas baginda. Dalam lain perkataan, tiada lagi kesinambungan pembawa obor kemuliaan keluarga nubuwwah bertaraf Nabi dan Rasul selepas Rasulullah SAW. Justru timbul beberapa persoalan. Antaranya, adakah lagi rangkaian salasilah dari keturunan atau zuriat Nabi Muhammad SAW di kalangan umat manusia pada hari ini? Dan kalaupun ada, apakah masih ada lagi bibit-bibit kemuliaan pada keturunan baginda ?

Tidak ada alasan sama sekali untuk meragukan bahawa masih adanya zuriat atau apa yang Rasulullah SAW sebut sebagai ‘itrati’ (keturunanku) dizaman ini. Zuriat ini turut mewarisi kemuliaan dan keutamaan yang tersendiri pula. Bahkan ciri-ciri ini akan sentiasa kekal pada cucu-cicit baginda, Insya Allah sehingga datangnya Hari Kiamat. Fakta ini berdasarkan dalil Al-Quran dan Al-Hadist yang sahih.

Semasa baru bermulanya kedatangan Islam di bumi Mekah, Rasulullah SAW serta para sahabat baginda menghadapi berbagai ujian dalam bentuk cemoohan, siksaan dan boikot dari puak-puak musyrikin yang mahu mereka meninggalkan Agama Islam. Sedang baginda menghadapi tekanan yang begitu hebat dari semua arah, Abdullah, putera Nabi SAW wafat dalam usia yang masih kecil, dan ini begitu menghibakan hati Nabi.

Mendengar berita kewafatan putera Rasulullah SAW itu, puak-puak Quraysh berasa begitu gembira dan melaung-laungkan “Muhammad adalah orang abtar (lelaki yang bakal tidak berketurunan), Muhammad tidak mempunyai putera, lantaran itu dia tidak akan memperolehi anak cucunya lagi. Ini akan melenyapkan nama beliau setelah wafat nanti.” Berikutan dengan peristiwa itu, Allah SWT telah mewahyukan Surah Al-Kautsar: “ Sesungguhnya Kami telah anugerahkan kepadamu nikmat yang amat banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu, dan sembelihlah (ternak kurban). Sungguhlah, orang yang membencimu itulah orang yang abtar (terputus keturunan).”

Ayat ini diwahyukan bagi menenangkan hati dan memantapkan tekad Rasulullah SAW dengan menegaskan bahawa anugerah rahmat Allah SWT yang tertinggi, adalah darjat nubuwwah (kerasulan) dan Rahmatun-Lil-‘Alameen (pembawa rahmat bagi sekelian alam). Firman Allah SWT dalam ayat di atas akhirnya terbukti dengan hakikat bahawa setelah lebih daripada 1,400 tahun, bukan sahaja terdapat berjuta-juta umat Islam yang kasih serta bangga menjadi umat Nabi Muhammad SAW, tetapi juga membuktikan keturunan Rasulullah SAW masih tetap berkembang biak di mana-mana pun di muka bumi ini.

Melalui cucu-cucu Rasulullah SAW, iaitu Al-Hassan dan Al-Hussein, zuriat baginda tetap diberi kesinambungan dan keutamaan oleh Allah SWT sehinggalah di penghujung zaman kelak dengan kemunculan Imamul Al- Mahdi yang juga bernasab dan berzuriat dari baginda sendiri. Sebuah Hadits Sahih riwayat Imam Ahmad bin Hambal menyebut : “Kutinggalkan di tengah kalian dua pusaka (peninggalan): Kitabullah sebagai tali terentang antara langit dan bumi, dan keturunanku…Ahli-Baitku. Sungguhlah keduaduanya itu tidak akan terpisah hingga kembali kepadaku di Haudh (Telaga Nabi di Syurga).”

Sabda Rasulullah SAW “ Jika dunia ini hanya tinggal sehari sahaja nescaya Allah akan bangkitkan seorang lelaki dari keluargaku yang akan memenuhinya dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kekejaman.” (HR Abu Dawud & At-Tarmidzi) Dari Ali bin Abi Thalib, sabda Rasulullah SAW : “Mahdi ialah dari kami ahlul-bait, Allah membawakan kebaikan dengannya pada satu malam.”

Wallahu A'lam

Sumber:

  1. https://banihasyim.wordpress.com/
  2. https://radarmojokerto.jawapos.com/
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi