Rabu, 30 Agustus 2023

Semarak Desa Kemlagi Peringati HUT RI Ke 78 Tahun 2023

www.kemlagi.desa.id - Kita patut bersyukur bahwa pada tahun 2023 ini Pemerintah telah mencabut status pandemi covid-19 menjadi status endemi, sehingga berbagai kegiatan dimasyarakat bisa diselenggarakan menjadi lebih aman lagi dari bayang-bayang covid-19, namun kita harus tetap menjaga kesehatan. 

Salah satu kegiatan yang menjadi agenda bangsa kita adalah memperingati kemerdekaan Indonesia.  Pada tahun 2023 ini bangsa kita genap memperingati HUT RI Ke 78.

Berikut ini adalah berbagai kegiatan yang dilakukan Pemerintah Desa Kemlagi dan masyarakatnya dalam memperingati HUT RI Ke 78 Tahun 2023, diantaranya :

Pemasangan Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul

Pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul di depan kantor maupun rumah warga dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2023.

Lomba Bola Volly 

Kontingan bola volly Desa Kemlagi yang terdiri dari tim putra maupun putri mengikuti turnamen se Kecamatan Kemlagi yang dilaksanakan di GOR Bimantara Mojodadi. 

Hasil dari kegiatan ini adalah tim bola volly putri Desa Kemlagi menyabet juara 2 setelah dalam partai final dikalahkan oleh tim dari Desa Japanan dengan skor 0-3, sementara untuk yang tim putra hanya sampai pada babak kedua setelah dikalahkan tim Desa Mojopilang. 

Kegiatan lomba bola volly ini bisa disaksikan di kanal YouTube KIM Madep Manteb Desa Kemlagi. 

Lomba-Lomba di Setiap Lingkungan

Masing-masing lingkungan yang ada di Desa Kemlagi mengadakan kegiatan lomba-lomba yang diikuti baik oleh anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Jenis lomba mulai yang bersifat tradisional sampai lomba yang berupa lomba layang-layang. 

Pembagian hadiah dari lomba dilingkungan ini diserahkan pada saat adanya panggung gembira di masing-masing lingkungan. 

Gerak Jalan

Kegiatan gerak jalan ini dilaksanakan pada hari Minggu 13 Agustus 2023 ditingkat kecamatan. Mulai dari Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, PKK, pemuda (karang taruna) dan lembaga yang lainnya juga mengikuti gerak jalan yang start-nya dari lapangan Rembu Kidul dan finish-nya di Kantor Kecamatan Kemlagi. 

Sekekah Desa

Kegiatan sedekah desa ini pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 16 Agustus, namun ternyata berbarengan dengan kegiatan di kecamatan maupun lingkungan, maka kegiatan sedekah desa dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2023 di Balai Desa Kemlagi. 

Kegiatan sedekah desa tahun ini diawali dengan kegiatan khatmil Al-Qur'an yang dimulai setelah shalat subuh kemudian pada malam harinya acara inti yang menghadirkan penceramah muda dari Mojokerto sendiri yakni Gus Izzul Kahfi diiringi musik hadrah. Kegiatan sedekah desa selengkapnya bisa disimak di kanal YouTube KIM Madep Manteb Desa Kemlagi

Barikan

Salah-satu tradisi dalam menyambut hari kemerdekaan adalah yang namanya Barikan. Barikan merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang diberikan kepada bangsa kita ini. Kegiatan ini dilaksanakan secara secara serentak pada tanggal 16 Agustus 2023 di masing-masing lingkungan yang ada di Desa Kemlagi. 

Kegiatan Barikan ini selengkapnya bisa disimak di kanal YouTube Desa Kemlagi

Upacara Bendera

Upacara bendera dilaksanakan secara terpusat se Kecamatan Kemlagi di lapangan Desa Mojodadi pada tanggal 17 Agustus 2023 yang diikuti oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua TP PKK dan juga kelembagaan yang ada di desa. 

Jalan Santai 

Kegiatan jalan santai ini dilaksanakan di tingkat Desa Kemlagi maupun ada beberapa lingkungan yang mengadakan kegiatan jalan santai. Di tingkat Desa Kemlagi jalan santai ini dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Agustus 2023, sementara ditingkat lingkungan pada hari Minggu, 27 Agustus 2023 di lingkungan Kemlagi Selatan dan rencana tanggal 3 September 2023 dilingkungan Kemlagi Barat. 

Kegiatan jalan santai ini juga didokumentasikan di kanal YouTube KIM Madep Manteb Desa Kemlagi. 

Panggung Gembira

Sebagai puncak acara memperingati HUT RI Ke 78 Tahun 2023 adalah panggung gembira yang sudah dilaksanakan di beberapa lingkungan. 

Lingkungan Kemlagi Timur dan Kemlagi Utara kegiatan panggung gembira dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2023 sementara di Kemlagi Selatan pada hari Minggu, 27 Agustus 2023.

Kegiatan panggung gembira ini juga bisa disaksikan di kanal YouTube KIM Madep Manteb Desa Kemlagi

Demikian rangkaian kegiatan di Desa Kemlagi memperingati HUT RI Ke 78 Tahun 2023.

Dikabarkan oleh TIM Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Sabtu, 29 Juli 2023

Bupati Ikfina tekankan 4 Prinsip Pola Asuh Terhadap Anak

www.kemlagi.desa.id - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menekankan 4 prinsip dalam menerapkan pola asuh terhadap anak dan remaja, agar kedepannya para generasi muda di Bumi Majapahit memiliki karakter yang baik dan berkualitas. 

Hal tersebut, disampaikan Bupati Ikfina dalam memberikan pelatihan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) kepada TP PKK Desa dan Kader Pokja I se-Kecamatan Kemlagi di ruang rapat Kecamatan Kemlagi lantai 3, pada Jum'at, (28/7) siang. 

Juga turut dihadiri Camat Kemlagi, Ketua TP PKK Kemlagi dan narasumber dari Pokja I.

"Bagaimana, kita tetap yang bisa mengarahkan anak kita, menjaga anak-anak kita, supaya kita menjadi satu-satunya tempat yang paling aman buat anak-anak kita. caranya kembali ke prinsip pengasuhan yakni ada 4, pertama penerimaan, kedua,  penghargaan, ketiga, penguatan dan yang keempat, penjagaan dan perlindungan. Ini yang harus kita lakukan satu penerimaan, jika menerima anak kita dulu, baru kemudian anak kita akan pasti tidak susah untuk menghargai kita," jelas Ikfina. 

Terkait penerimaan, Bupati Ikfina menjelaskan, bahwa dalam mengasuh anak dan remaja, sebagai orang tua dapat menerima segala kelebihan dan kekurangan dari anaknya masing-masing. 

"Semakin orang tua tidak menerima apalagi kemudian membandingkan dengan anak-anak yang lain atau mungkin membandingkan anak yang satu dengan yang lain gitu tidak boleh, kita harus menerima apa adanya," ujarnya.

Selain menerima kondisi anak, Bupati Ikfina juga mengimbau, sebagai orang tua juga harus bisa menghargai anak-anaknya, karena anak memiliki perasaan ingin dihargai oleh orang tuanya. 

"Dihargai itu tidak harus dia berprestasi, dia berbuat sesuatu yang sederhana pun itu butuh dihargai, sehingga dia merasa bahwa dia itu berarti untuk orang tuanya tidak hanya diterima tapi membanggakan," ungkapnya. 

Lanjut Ikfina, dalam mengasuh anak, sebagai orang tua juga harus bisa menguatkan anaknya ketika seorang anak memiliki masalah. dan sebagai orang tua harus menjadi orang pertama untuk diajak berdiskusi terkait dengan masalah yang dialami anak tersebut. 

"Maka ketika anak-anak kita ini punya masalah, ya sebaiknya orang tuanya itu ibunya dan ayahnya menjadi orang pertama yang harusnya menjadi tempat dia untuk diskusi.Kalau kemudian dia tidak mau bicara sama orang tuanya maka orang tua wajib introspeksi," bebernya. 

Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menilai, dalam mengasuh anak, menjaga dan melindungi anak juga sangat penting. Maka sebagai orang tua harus bisa melindungi anaknya baik secara fisik maupun ketika anak berada di dunia maya.

Bupati Ikfina juga menjelaskan, dalam membentuk karakter anak menjadi baik, terdapat beberapa tahapan interaksi lingkungan yang membentuk karakter anak dimasa yang akan datang. Seperti halnya, ketika anak usia 0 hingga 1 tahun, ini menjadi momen anak belajar percaya dengan orang lain. Selanjutnya, pada usia 1 hingga 3 tahun, ini menjadi momen seorang anak dalam masa pembentukan karakter. 

"Seorang ibu punya peran yang sangat penting, agar bisa membentuk karakter anak bisa menjadi percaya diri,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada usia 3 sampai 6 tahun, sebagai kesempatan anak lebih inisiatif. maka sebagai orang tua wajib mendukung dan mengarahkan anaknya terhadap hal-hal yang baik. untuk usia 6 sampai 12 tahun, sebagai momen, anak memiliki kesempatan untuk lebih produktif.

Sedangkan, pada usia 12 tahun keatas, dimana anak sudah memasuki masa remaja dan mulai mencari jati diri serta membutuhkan pengakuan dari orang lain. 

Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto berpesan, agar orang tua dapat memastikan anak-anaknya berada pada kelompok yang baik di era digitalisasi saat ini.

"Sebagai orang tua kita tidak boleh tidak peduli, karena Allah SWT menitipkan anak-anak kepada kita dalam keadaan bersih, maka apa saja yang dilakukan anak, orang tua harus tahu," bebernya. 

Bupati Ikfina juga berpesan, kepada seluruh kader TP PKK se-Kecamatan Kemlagi, agar dapat menyampaikan dan saling mengingatkan dengan para orang tua lain, bahwa dalam menjaga anak, orang tua harus menjadi satu-satunya orang yang dapat dipercaya oleh anaknya. 

"Tolong terima anaknya, berikan penghargaan kepada anak-anaknya, kuatkan anak-anak ketika dia punya masalah atau dalam kondisi yang kurang baik dan yang terakhir selalu menjaga dan memelihara baik di dunia nyata maupun di dunia maya ," pungkasnya.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Kamis, 20 Juli 2023

GUS HALIM BEBERKAN SDG's DESA DI MARKAS PBB

www.kemlagi.desa.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memamerkan pelokalan SDGs di High-Level Political Forum on Sustainable Development 2023 yang berlangsung dari 10-20 Juli 2023 di Markas PBB, New York, Amerika Serikat. 

Pelokalan SDGs yang disebut SDGs Desa ini menjadi solusi yang autentik dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan secara konkret di lapangan. Dalam pertemuan yang dihadiri delegasi dari 196 negara itu, Indonesia memamerkan hasil-hasil implementasi SDGs baik di tingkat nasional hingga di tingkat desa.

Disela-sela itu, Indonesia menjadi tuan rumah seminar bertemakan "Driving Changes at the Local Level: Innovative Approaches to Localize the SDGs". Dalam seminar, menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menyatakan hampir seluruh aspek kehidupan dihentikan oleh pandemi Covid-19 sepanjang 2020-2022. Padahal, lanjut Gus Halim, SDGs berisikan tujuan-tujuan pembangunan paling lengkap sejauh dipahami manusia. 

Karena pandemi itulah, muncul pesimisme akan tercapaianya tujuan-tujuan SDGs pada tahun 2030. Pesimisme itu karena pandemi menyebabkan rendahnya indikator pembangunan makro, seperti pertumbuhan ekonomi global negatif atau rendah, terjadinya perang Rusia dan Ukraina. Selain itu terhambatnya pemenuhan fasilitas dasar pendidikan dan kesehatan, bahkan kerusakan lingkungan belum teratasi. 

“Yang sering dilupakan, indikator-indikator nasional maupun global acap kali merupakan himpunan kondisi lokal, baik pada level daerah, desa, komunitas, hingga keluarga dan individu," kata Gus Halim. 

Oleh karena itu, menurut Gus Halim, dengan melokalkan SDGs Desa hingga tingkat pemerintahan yang terendah, tujuan SDGs tahun 2030 dapat lebih tercapai secara efektif dan keberlanjutan pembangunan dapat terwujud.

"Karena itu, alternatif yang diajukan kali ini, agar tujuan-tujuan 2030 tetap tercapai, ialah melokalkan SDGs Desa hingga wilayah pemerintahan terendah," sambung Gus Halim.

Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam pidatonya mengatakan, pimpinan negara harus dapat mengoptimalkan berbagai pertemuan puncak yang telah dijalankan, seperti climate summit, food summit, pertemuan G20, G7, dan sebagainya. Hasil-hasil pertemuan tingkat tinggi itu harus diterjemahkan di lapangan, karena itulah komitmen pencapaian SDGs. 

“Bahkan, saya sangat mengharapkan, pada SDGs Summit, September 2023, tidak ada negara yg absen. Karena, kita sangat membutuhkan solidaritas dan komitmen politik yang kuat untuk mewujudkan berbagai mekanisme dan instrumen yang telah kita rancang, termasuk stimulus SDGs sebesar USD5 miliar, agar dapat direalisasikan," kata Antonio Guterres.

Sementara itu, Presiden Economic and Social Council, Lachezara Stoeva yang memimpin sidang di ruang sidang Majelis Umum PBB ini menambahkan, High-Level Political Forum ini adalah platform paling utama dalam mewujudkan komitmen pencapaian kita terhadap SDGs. Dia menyebut saat ini momentum yang tepat untuk menegaskan komitmen akan berbagai elemen krusial. 

"Saya harap kita dapat terus memiliki ambisi itu, ambisi untuk terus menjaga janji yang telah kita sepakati bersama untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pada 2030," kata Lachezara Stoeva. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Kamis, 13 Juli 2023

Upaya Pemkab Mojokerto Tekan Stunting, Ada Program Sehati

www.kemlagi.desa.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar program Selasa Sehat Turunkan Stunting, AKI dan AKB (SEHATI). Program tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka stunting. Program SEHATI yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto itu digelar di Pendapa Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa, (11/7) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh ibu balita di Desa Simbaringin. Bupati Ikfina meminta kepada para orang tua agar mencukupi gizi anaknya mulai dari dalam kandungan hingga usia 5 tahun. Hal itu guna menciptakan generasi yang cerdas dan pintar.

"Berjalan mulai dari dalam kandungan sampai usia 5 tahun. Kalau kita ingin anak pintar, maka bahannya untuk pintar yakni otaknya harus bagus dan maksimal. Hal itu akan terjadi kalau gizinya cukup sampai usia 5 tahun yang ditandai dengan setiap bulan berat badannya naik sesuai dengan grafik," jelasnya. 

Lebih lanjut, Bupati Ikfina berpesan kepada ibu balita agar memperhatikan indikator balita menuju stunting. Langkah tersebut sebagai cara untuk menangani permasalahan stunting sejak dini. 

"Ada 4 indikator balita menuju stunting yakni weight faltering atau kenaikan berat badan yang tidak cukup, underweight atau kekurangan berat badan, gizi kurang, dan gizi buruk. Masing-masing memiliki cara penanganan sendiri," terangnya. 

Untuk mengatasi hal itu, Bupati Ikfina juga menyampaikan agar diberikan makanan kaya protein hewani seperti daging, ayam, ikan, susu selama 14 hari. 

"Jadi gizi kurang dan gizi buruk itu perlu diberikan makanan kaya protein selama 3 bulan dan kalau sudah stunting petugas kesehatan yang menangani,"katanya 

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P2KBP2, Kepala Desa Lakardowo, Forkopimca Jetis.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Selasa, 11 Juli 2023

Operasi Patuh Semeru Mulai 10 Juli 2023 s.d 23 Juli 2023

www.kemlagi.desa.id - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri apel gelar pasukan operasi patuh semeru tahun 2023 di halaman Mapolres Kabupaten Mojokerto, Senin (10/7) pagi. Apel yang bertajuk 'Patuh tertib berlalu lintas, cermin moralitas bangsa' itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi. 

Pelaksanaan apel dengan menyiapkan 250 personel gabungan mulai dari polisi, TNI, satpol PP, hingga DPRKP2 Kabupaten Mojokerto. Juga turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto. 

Dalam apel ini Kapolres Mojokerto membacakan amanat Kapolda Jatim yang menjelaskan, bahwa permasalahan di bidang lalu lintas telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Demikian halnya dengan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia dengan kondisi geografis yang sangat luas ditambah dengan kondisi demografi yang sangat tinggi, sehingga juga berdampak kepada besarnya permasalahan lalu lintas khususnya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas," ungkapnya. 

Maka, untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas tersebut, AKBP Wahyudi menegaskan, perlu dilakukan penindakan secara tegas terhadap pelanggar yang berpotensi terhadap terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas untuk memberikan detterence effect kepada para pelanggar lalu lintas tersebut.

"Perkembangan transportasi saat ini juga telah menginjak era digital dan modernisasi, oleh karena itu perlu diimbangi dengan inovasi dan peningkatan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi ini," bebernya. 

Selain itu, untuk meningkatkan ketertiban berlalu lintas terhadap masyarakat, Wahyudi menjelaskan, salah satunya dengan mengembangkan penerapan E-tilang melalui kegiatan ETLE dan Incar.

Lanjut Wahyudi, berdasarkan Anev Ditlantas Polda Jatim pada periode Januari hingga Juni 2023 telah menindak pelanggar sebanyak 1.218.825 orang. Maka dengan hasil tersebut dapat dinilai bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih rendah.

"Oleh karena itu, untuk mengantisipasi permasalahan tersebut maka Polda Jawa Timur beserta jajaran dengan dibantu oleh stakeholder terkait akan melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi patuh semeru 2023, operasi ini akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 10 sampai dengan 23 juli 2023 di seluruh wilayah jawa timur dalam bentuk Kamseltibcarlantas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis yang didukung penegakan hukum lantas secara elektronik (statis dan mobile) dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Jawa Timur," bebernya.

Wahyudi juga mengatakan, apel gelar pasukan operasi patuh semeru tahun 2023 ini, mengusung tema 'patuh dan tertib berlalu lintas cermin moralitas bangsa', yang menunjukkan sebagai bentuk keprihatinan, karena saat ini kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas sudah sangat menurun, hal tersebut juga didukung dengan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahun mengalami kenaikan.

"Sehingga diperlukan upaya baik preemtif, preventif maupun penegakan hukum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat sebagai cerminan budaya dan moralitas bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi disiplin dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku," ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Wahyudi juga menekankan dalam melaksanakan operasi, para personel harus  memanjatkan doa kepada Tuhan YME sebelum pelaksanaan tugas untuk memohon perlindungan dan keselamatan. Berikutnya, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada. 

"Selain itu, hindari tindakan sikap kontraproduktif dan tindakan pungli dan lakukan tugas operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat," pungkasnya.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

Sabtu, 08 Juli 2023

Ketua DPD RI Gelar Sarasehan dengan Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto

www.kemlagi.desa.id - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti berkesempatan melangsungkan sarasehan dengan Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto. Sarasehan kali ini berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/7). 

Kedatangan Ketua DPD RI ini disambut hangat oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah, camat dan kepala desa. 

"Selamat datang Ketua DPD RI di Kabupaten Mojokerto. Ini merupakan kesempatan untuk kita mengupayakan untuk menyelesaikan permasalahan kesejahteraan masyarakat, ini semua untuk kepentingan masyarakat," ungkap Ikfina. 

Bupati Ikfina pun menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD RI atas kesempatan menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Mojokerto. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan kehadiran beliau ini membawa manfaat dan berkah kepada kita semua," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Lanyalla berjanji akan mengawal aspirasi serta usulan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto. Hal ini disampaikannya dalam acara bertajuk 'Otonomi Desa Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat'. 

Lanyalla menyampaikan, aspirasi yang telah ditampung kali ini selanjutnya akan diserahkan ke komite DPD RI yang selanjutnya akan dirapatkan secara internal tim. 

"Semua usulannya bagus, dan kita akan kawal terus hingga ke meja eksekutif," ungkapnya.

Lanyalla mengatakan, salah satu peran dan fungsi Dewan Perwakilan Daerah adalah untuk memastikan daerah mampu mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. "Bagaimana nanti selanjutnya, kita juga akan menunggu hasil rapat internal tim, aspirasi ini tentu akan kami kawal," tambahnya

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi